menemani

Temannya Guru Sekolah Minggu – Sunday school teachers' friend

Sekolah Minggu Pertama (3)

Selama tiga tahun Robert Raikes menganggap semua pelayanan Sekolah Minggu yang ia lakukan sebagai eksperimen.

Pada 3 Nopember 1783, ia memuat di surat kabarnya mengenai keberhasilan tersebut. Laporan itu diturun oleh surat kabar di London. Ratusan yang mengikuti jejaknya dan memulai Sekolah Minggu. Kemudian berita mengenai Sekolah Minggu tersebut berupa sepucuk surat umum dari Robert Raikes dimuat di Gentlemen’s Magazine. Setahun kemudian sebuah artikel mengenai Sekolah Minggu tersebut dimuat di Armenian Magazine, yang diterbitkan oleh John Wesley.

Akibat:

1.    Timbul perhatian masyarakat mengenai rencananya, khususnya pendidikan agama untuk anak-anak jalanan. Gerakan yang dilakukan Robert Raikes adalah gerakan yang melawan arus pada masa itu, karena gereja pada waktu itu menganggap pendidikan agama bagi orang miskin adalah sia-sia dan mencemarkan hari Sabat.

2.    Banyak pihak yang mendukung gerakannya, antara lain: John dan Charles Wesley, George Whitefield, William Fox, William Wilberfore, James Hanway dan Ratu Inggris.

3.    Tantangan-tantangan yang tetap banyak, dari gereja maupun dunia, antara lain:

  • Organisasi ini diragukan dan dijuluki “organisasi iblis”.
  • Uskup dari Canterbury mengadakan rapat dengan para uskup, untuk mencegah pelayanan Sekolah Minggu.
  • Orang-orang kaya menentang pendidikan untuk orang miskin, kerena mengakibatkan penuntutan kenaikan gaji.
  • Orang duniawi berpendapat bahwa Sekolah Minggu mengakhiri hiburan-hiburan duniawi.

Menghadapi semuanya itu apakah Robert Raikes patah semangat dan undur? Sama sekali tidak! Ia bahkan semakin gigih memperjuangkannya. Ia menjawab semua tantangan tersebut dengan tindakan-tindakan konkrit.

– eva kristiaman

lanjut…

Iklan
1 Komentar »

%d blogger menyukai ini: