Sekolah Minggu Pertama (4)

Robert Raikes dijuluki ‘polisi angsa liar dengan rombongan pengacaunya’. Ia sendiri turun tangan untuk mengatasi kegaduhan sekolah, memukul anak-anak yang tidak taat. Namun disertai kepribadian yang agung dan luhur, memikat hati dan perhatian anak-anak. Ini suatu pembuktian bahwa anak-anak nakal dapat dididik untuk belajar.

Gerakan yang dimulai oleh Robert Raikes berkembang dengan sangat pesat dan cepat. Ada sekolah Minggu di setiap kota besar, bahkan ada kota-kota yang dengan bangga menyatakan bahwa setiap anak yang ada telah menjadi murid Sekolah Minggu.

Tahun 1811 Robert Raikes meninggal dunia, tanpa menarik perhatian. Saat itu Sekolah Minggu telah tersebar di Inggris. Pengaruhnya meluas ke seluruh dunia. Seorang ahli sejarah berkata, “Pelajaran dan pendidikan Sekolah Minggu juga memegang peranan yang besar untuk mencegah revolusi di Inggris.”

Tahun 1831`sebuah patung dibangun untuk mengingat Robert Raikes sebagai Bapak Sekolah Minggu. Pada saat itu Sekolah Minggu di Inggris telah menampung 1.250.000 anak setiap minggu, kurang lebih 25% dari jumlah penduduk.

- eva kristiaman

Satu komentar (+add yours?)

  1. Trackback: Sekolah Minggu Pertama (3) « menemani

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.